Selasa, 08 November 2011

Kota-kota Paling Beruntung di Amerika

                                                        San Francisco ( wikipedia.org )              

San Diego dinobatkan sebagai kota paling beruntung di Amerika Serikat (AS). Hal ini terungkap dalam daftar 100 kota paling beruntung di AS versi majalah Men’s Health. San Diego mengalahkan New York yang hanya menempati peringkat ke-12.
“Keberuntungan pada dasarnya adalah sihir dunia modern,” kata Kepala Editor Men’s Health, David Zinczenko dikutip dari laman Reuters.
“Orang perlu memercayai keberuntungan karena memungkinkan mereka untuk memberikan nama terhadap kehidupan yang tak terduga dan ketika Anda menamakan sesuatu, Anda memiliki kekuatan lebih di atasnya,” lanjut Zinczenko.
Untuk menentukan kota-kota paling beruntung, majalah itu telah menganalisis data, seperti kota dengan pemenang undian paling banyak, kota dengan hole-in-ones di lapangan golf terbanyak, kota dengan petir paling rendah, kota dengan jumlah korban meninggal akibat benda jatuh paling rendah, dan kota dengan utang taruhan lotere dan balapan paling rendah.
 “San Diego memenangkan beberapa jackpot, kota itu memiliki jumlah petir yang rendah dan rendahnya jumlah cedera dan kematian terkait petir telah mendorong kota tersebut ke peringkat atas,” ungkapnya.
Berikut sepuluh kota paling beruntung di AS dari 100 kota yang masuk daftar majalah Men’s Health:
1. San Diego
2. Baltimore
3. Phoenix
4. Wilmington
5. Richmond
6. San Francisco
7. Las Vegas
8. Philadelphia
9. Louisville
10. Reno

Penemuan X-Rays( Sinar Ronsen ) -- > 8-11-1895

PENEMUAN WILHELM RONTGEN INI DIANGGAP SEBAGAI PENEMUAN MEDIA AJAIB.
Pada 116 tahun yang lalu, seorang fisikawan Jerman bernama Wilhelm Conrad Rontgen (1845-1923) menemukan teknologi sinar-X yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan, terutama dunia medis. Teknologi ini di Indonesia populer dengan sebutan Sinar Ronsen, yang diadaptasi dari nama Rontgen.

Menurut stasiun televisi The History Channel, Rontgen tak sengaja menemukan sinar-X ini di laboratoriumnya, yang terletak di Kota Wurzburg. Saat itu Rontgen tengah menguji apakah sinar katoda dapat menembus kaca.
 
Seketika itu pula dia memperhatikan cahaya yang muncul dari layar yang berlapis secara kimiawi. Rontgen lalu menyebut cahaya itu sebagai sinar-X karena asalnya yang saat itu belum diketahui secara pasti.

Sinar-X belakangan diketahui berupa gelombang energi elektromagnetik yang gerakannya mirip dengan sinar cahaya, namun panjang gelombangnya kurang lebih 1.000 kali lebih pendek dari cahaya.

Rontgen lalu mengadakan sejumlah eksperimen untuk mengetahui lebih lanjut penemuan sinar itu. Dia akhirnya mengetahui bahwa sinar-X dapat menembus daging manusia, namun tidak sampai menembus substansi yang lebih padat seperti tulang atau timah, sehingga dapat difoto.

Penemuan Rontgen saat itu dianggap sebagai keajaiban medis. Sinar-X lalu menjadi alat yang penting bagi dunia medis karena dokter bisa melihat bagian dalam tubuh manusia untuk analisis awal tanpa harus menyayatnya dengan pisau bedah.

Pada 1897, sinar-X untuk kali pertama digunakan pada Perang Balkan. Dokter militer saat itu sudah bisa mengetahui peluru yang ada di dalam tubuh maupun patahan tulang dari pasien yang bersangkutan.

Atas penemuan sinar-X, pada 1901, Rontgen menerima penghargaan Nobel di bidang fisika. Kini, foto ronsen tidak hanya digunakan di dunia medis, namun juga berguna untuk analisis material di bidang riset, bahkan juga digunakan menjadi peralatan keamanan, seperti mesin pemindai yang sering terlihat di bandar udara.

Minggu, 09 Oktober 2011

Tugas Softskill - "Sistem Informasi Akuntansi (SIA)"

A.  Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.
Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
* SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
* Berpegang pada prosedur yang relatif standar
* Menangani data rinci
* Berfokus historis
* Menyediakan informasi pemecahan minimal
Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :
* Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
* Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan    keputusan.
* Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:
* Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
* Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
* Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :
* SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan
* SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi
Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:
* Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
* Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
* Meningkatkan efisiensi
* Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
* Meningkatkan sharing knowledge
* Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
B. Alasan Mempelajari SIA:
  1. Karena Informasi sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan
  2. SIA digunakan untuk melakukan kontrol terhadap Aset yang dimiliki organisasi tersebut.
  3. Menyiapkan data data keuangan dan non keuangan untuk menjadi informasi yang akurat guna pengambilan keputusan
C. Peran SIA dalam Rantai Nilai (VALUE CHAIN)
 
Pada umumnya organisasi bertujuan menyediakan nilai untuk pelanggan. Hal tersebut membutuhkan pelaksanaan berbagai kegiatan yang berbeda-beda, dan dapat dikonseptualisasikan dalam bentuk rantai nilai (value chain).
Rantai nilai organisasi terdiri dari lima aktivitas utama (primary activities) yang secara langsung memberikan nilai kepada para pelanggannya, yaitu:
1. Inbound logistics
terdiri dari penerimaan, penyimpanan, dan distribusi bahan-bahan masukan yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya.
2. Operasi (operations)
adalah aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau produk yang sudah jadi.
3. Outbond logistics
adalah aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang sudah jadi ke para pelanggan.
4. Pemasaran dan penjualan
mengarah pada aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan membantu para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan organisasi.
5. Pelayanan (service)
memberikan dukungan pelayanan purna jual kepada para pelanggan.
Organisasi juga melaksanakan berbagai aktivitas pendukung (support activities) yang memungkinkan kelima aktivitas utama tersebut dilaksanakan secara efisien dan efektif. Aktivitas-aktivitas pendukung tersebut dapat dikelompokkan menjadi empat kategori, yaitu:
1. Infrastruktur perusahaan mengarah pada aktivitas-aktivitas akuntansi, keuangan, hukum, dan administrasi umum yang penting bagi sebuah organisasi untuk beroperasi. SIA adalah bagian dari infrastruktur perusahaan.
2. Sumber daya manusia melibatkan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan perekrutan, pengontrakan, pelatihan, dan pemberian kompensasi dan keuntungan bagi pegawai.
3. Teknologi merupakan aktivitas yang meningkatkan produk atau jasa. Contoh: penelitian dan pengembangan, investasi dalam teknologi informasi yang baru, pengembangan Website, dan desain produk.
4. Pembelian (purchasing) termasuk seluruh aktivitas yang melibatkan perolehan bahan mentah, suplai, mesin, dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas-aktivitas utama.
D. SIA  dan Strategi Korporat
• Strategi dan Posisi Strategis
Ada 2 strategi dasar bisnis yang dapat diikuti oleh perusahaan, berdasarkan argumentasi seorang professor bisnis di Harvard, Michael Porter. yaitu :
1. Strategi diferensiasi produk memerlukan penambahan beberapa fitur atau pelayanan atas produk Anda yang tidak diberikan oleh para pesaing. Dengan melakukan hal ini, perusahaan akan dapat menetapkan harga premium ke para pelanggannya.
2. Strategi biaya rendah (low-cost) memerlukan perjuangan untuk menjadi penghasil suatu produk atau jasa yang paling efisien.

Kadang-kadang, sebuah perusahaan dapat berhasil baik dalam menghasilkan produk yang lebih baik dari para pesaingnya dengan biaya yang lebih rendah dari biaya rata-rata untuk industri tersebut. Akan tetapi, biasanya perusahaan harus memilih di antara kedua strategi tersebut. Apabila mereka berkonsentrasi untuk menjadi penghasil produk yang biayanya paling rendah, mereka harus melepas beberapa keistimewaan penambah nilai yang mungkin membedakan produk mereka dengan produk lainnya. Apabila mereka berfokus pada diferensiasi produk, mereka tampaknya tidak akan memiliki biaya yang paling rendah dalam industri mereka. Jadi, strategi bisnis melibatkan pemilihan.

Porter menggambarkan 3 posisi strategi dasar, yaitu :

1. Posisi strategis berdasar keanekaragaman (variety-based) melibatkan produksi atau penyediaan sebagian dari produk atau jasa dalam industri tertentu. Contoh: Jiffy Lube International adalah perusahaan yang mengadopsi posisi strategis berdasar keanekaragaman, dimana perusahaan tersebut tidak menyediakan jasa perbaikan mobil yang beranekaragam, tetapi mereka berfokus pada jasa ganti oli dan pelumas.
2. Posisi strategis berdasar kebutuhan (needs-based) melibatkan usaha untuk melayani hampir seluruh kebutuhan dari kelompok pelanggan tertentu. Termasuk didalamnya adalah mengidentifikasi target pasar. Sebagai contoh : sebuah perusahaan yang memfokuskan pada para pensiunan.
3. Posisi strategis berdasar akses (access-based) melibatkan sebagian pelanggan yang berbeda dari pelanggan lainnya dalam hal faktor-faktor seperti lokasi geografis atau ukuran. Hal ini menimbulkan perbedaan kebutuhan dalam melayani para pelanggan tersebut. Contoh : Perusahaan Edward Jones mengadopsi posisi strategis berdasar akses, dimana kantor pialang sahamnya sebagan besar terletak di kota-kota kecil yang tidak dilayani oleh kantor pialang lainnya yang lebih besar.
Memilih sebuah posisi strategis adalah hal yang penting karena hal tersebut memungkinkan perusahaan untuk memfokuskan usaha-usahanya atau akibatnya perusahaan berisiko mencoba menjadi segalanya untuk semua orang.
source :
http://ugl2.wordpress.com/2010/10/20/pengertian-sia-alasan-mempelajari-siaperan-sia-dalam-rantai-nilai-value-chain/

Rabu, 25 Mei 2011

Membangun Karakter Bangsa Dengan Falsafah Pancasila

         Karakter bangsa adalah kualitas perilaku kolektif kebangsaan yang khas baik yang tercermin dalam kesadaran, pemahaman, rasa, karsa, dan prilaku berbangsa dan bernegara sebagai hasil piker, olah hati, olah rasa, olah karsa serta olahraga seseorang atau kelompok.      
      Karakter yang berlandaskan falsafah Pancasila artinya setiap aspek karakter harus dijiwai ke lima sila Pancasila secara utuh dan komprehensif yang dapat dijelaskan sebagai berikut.    
    Membangun Karakter adalah Suatu proses atau Usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan atau membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, ahlak (budi pekerti), insan manusia (masyarakat) sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Selasa, 24 Mei 2011

Yukk Berwisata ke Nusa Lembongan......

Liburan semester yang sebentar lagi, pasti banyak orang mencari tempat2 wisata yang menarik dan menyenangkan. Nah,, ternyata Pantai Nusa Lembongan tak kalah eksotik dari pantai-pantai yang ada di Bali. Jika di Jimbaran, Kuta ada pantai Dreamland, maka Nusa Lembongan memiliki Dream Beach.
check it out >>


KOMPAS.com
 - Nusa Lembongan terletak di timur Bali. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari kawasan wisata Sanur, Denpasar. Berwisata ke Nusa Lembongan bisa dilakukan dengan berbagai transportasi laut.

“Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik pernah mengatakan bahwa Bali tak hanya Kuta. Bali masih memiliki lokasi wisata yang eksotik. Salah satunya adalah, pulau kecil di seberang laut timur Bali, yaitu Nusa Lembongan”

Jika Anda menyukai petualangan yang mengesankan bersama para backpaker dari mancanegara, jalur yang mengasyikan adalah berlayar menggunakan speed boat atau publik boat, perahu yang dilengkapi mesin tempel. Berwisata dengan cara ini, dapat menghemat biaya wisata Anda karena harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli paket wisata cruises, seperti Bali Hai Cruises atau Bounty Cruises. Meskipun dengan biaya yang lebih murah, lokasi wisata yang akan anda nikmati di pulau kecil yang merupakan bagian dari Kecamatan Nusa Penida ini tetap memuaskan.


Selasa, 03 Mei 2011

  
PERANCIS punya baret, AMERIKA SERIKAT terkenal dengan topi baseball, tapi di INGGRIS topi berhias bunga dan pita adalah wajib bagi kaum hawa. Maka, tidak heran bila Westminster Abbey dipenuhi topi berwarna-warni dari para tamu undangan. 

           Royal Wedding antara Pangeran William dan Kate Middleton kemaren memang menyita banyak perhatian publik diberbagai belahan dunia. Ngaku deh, pasti kawan remaja, terutama yang cewek juga antusias banget menyaksikan detik-detik upacara pernikahan yang hampir disiarkan oleh semua stasiun televisi. Pangeran William dan Kate Middleton memang tampil menawan dalam upacara pernikahan mereka, tapi jujur nih, perhatian saya ketika menyaksikan Royal Wedding itu lebih tersita ke dandanan para tamu undangan yang memakai berbagai macam bentuk topi. Well, topinya yang mereka pakai pun, bukan topi biasa. Bentuknya unik, berwarna-warni dan disisipi oleh berbagai detail yang cantik.

Tugas Softskill "Ketahanan Nasional"



1. Konsepsi Ketahanan Nasional
            Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.
Contoh Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas :
1. Ancaman di dalam negeri
Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia.
2. Ancama dari luar negeri
Contohnya adalah infiltrasi, subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat, udara dan laut oleh musuh dari luar negri.