Selasa, 12 Juni 2012



Merawat Motor Matic Honda Beat




Berhubung saya juga keseharian saya menggunakan Motor matic beat maka artikel ini harus sesuai dengan PI yang dibuat. Perawatan motor matic honda beat memang berbeda dengan motor biasa yang bukan matic, karena mesinnya saja mesin matic, dari segi irit bahan bakar sudah pasti motor matic lebih boros dari pada motor gigi karena katup skepnya narik terus saat di gas otomatis katup bahan bakar terbuka terus saat ngegas, namun bagaimanakah perawatannya agar motor matic anda awet mesinnya:


1. Ganti oli mesin setiap 2000 Km dan oli transmisi setiap 7500 Km, sebaiknya membersihkan ruang pembakaran ini dilakukan secara rutin, misalnya setiap 10.000 kilometer. Apa yang kita butuhkan adalah sebuah “Combustion Chamber Cleaner”.

2. Disarankan untuk mengganti Vent Belt setiap 20.000 Km, Nyalakan motor, kemudian tarik gas sampai RPM/Putaran tinggi Semprotkan Combustion Chamber Cleaner kepada mulut karburator, usahakan motor jangan sampai mati. Ulangi sekali lagi, kali ini sampai motor mati. Kemudian biarkan selama 15 menit supaya Combustion Chamber Cleaner bekerja.

3. Setelah 15 Menit, nyalakan mesin, dan tahan pada rpm sedang. Pada fase ini, knalpot akan mengeluarkan asap berwarna putih dan bau yang sangat menyengat. hati-hati jangan dihirup. Biarkan putaran mesin pada rpm sedang ini selama beberapa menit sampai bau dan asap putih yang keluar dari knalpot menghilang dengan sendirinya. Pada km 20.000 Selain meganti vent beltnya disarankan juga untuk melakukan pembersihan diruang transmisi tersebut. Pakailah selalu busi original disaat meganti busi yang sudah lama.

4. Hal seperti ini dapat di ulang selama seminggu sekali, sampai botol “Combustion Chamber Cleaner” habis (3-4 kali pemakaian). Dengan langkah ini deposit kotoran akan dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan. Sarannya, gunakan Bahan bakar yang sesuai dengan motor anda, usahakan menggunakan bahan bakan non-timbal, bersihkan filter udara secara rutin. Chek selalu kondisi aki, karena kebanyakan motor matic meruapakan motor full DC yang dimana peran aki sangat berpengaruh dimotor matic untuk tenaga dan kenyamanan dalam berkendara, Ganti Oli shocbeker setiap 10.000 Km
sumber :
http://domba-bunting.blogspot.com/2012/06/safety-merawat-motor-matic-honda-beat.html

Baju Wanita Paling Mahal



            Baju adalah sebuah perlengkapan yang digunakan oleh setiap manusia untuk menutupi aurat mereka dari luar, zaman dahulu mungkin manusia tidak perlu menggunakan baju untuk menutupi tubuh mereka dari udara dingin, panas dan menutupi bagian – bagian vital dari tubuh mereka. Bagi para wanita sendiri baju wanita mempunyai tempat tersendiri di hati mereka, bukan hanya harga yang diperhatikan tapi model baju yang akan mereka gunakan sangatlah menjadi perhatian mereka. Beberapa merk baju wanita terkenal dan mempunyai harga yang cukup mahal tapi tidak asing lagi di telinga para kaum hawa tersebut mulai dari Gucci, Chanel, Burberry, D&G, YSL, Zara dan merk terkenal lainnya. Saat kaum hawa berbelanja terkadang mereka melupakan harga baju wanita yang akan mereka beli, terkadang mereka tidak peduli yang penting mereka mendapatkan model baju yang mereka inginkan.

Ada beberapa baju wanita yang harganya di luar batas pikiran kita tapi ada yang membelinya, berikut beberapa baju wanita yang mahal tersebut :

Bordelle
Dirancang dan dirilis tahun 2007 oleh Alexandra Popa and Javier Suarez. Perpaduan antara model klasik dan modern membuat pakaian dalam satu ini menjadikan si pemakainya terlihat slinky, sexy, dan benar2 sensual. Harga pakaian ini $500 hingga lebih dari $1400 per potongnya.

Gaun Pengantin Termahal Di Dunia Seharga Rp13 Miliar, Jad Ghandour, seorang perancang busana dari Beirut, Lebanon, menciptakan baju pengantin yang bisa dikatakan paling mahal sedunia. Gaun pengantin tersebut seharga US$1,5 juta atau setara dengan Rp13,6 miliar.

Nah, saat Anda berbelanja baju wanita sebaiknya pikirkan kegunaan baju tersebut. Harga murah tapi berguna itu lebih baik ketimbang harga mahal tapi tidak tahu kegunaannya. Semoga berguna ya. ejr

sumber :

FBI Menangkap Pentolan Hacker Anonymous



via Kompas - Salah satu pentolan group hacker paling terkenal, Anonymous, akhirnya bisa lacak oleh FBI. Penyebab utamanya adalah karena pacar sang hacker memposting foto nya di Twitter.
Hacker tersebut bernama Higinio O Ochoa III. Dia dituduh telah melakukan aksi melawan hukum dan membobol jaringan sejumlah situs Pemerintah Amerika Serikat (AS). Ochoa tinggal di Texas, Amerika Serikat, dan saat ini berusia 30 tahun.
Pada bulan Februari lalu, Ochoa, melalui akun Twitter @AnonW0rmer memasukkan link sebuah situs di mana data-data dari situs Pemerintah AS dipublikasikan. Pada bagian bawah situs itu terdapat foto perempuan memakai sebuah tanda. Data itu menunjukkan foto itu diambil menggunakan iPhone.


Foto-foto itu diambil melalui ponsel di sebuah rumah di Wantirna South, Melbourne, dan ternyata perempuan tersebut adalah  pacar Ochoa bernama Kylie Gardner. Setelah memantau dalam jangka waktu cukup lama, akhirnya polisi berhasil menangkap Ochoa dirumahnya.


Sumber :
http://www.beritateknologi.com/fbi-tangkap-salah-satu-anggota-hacker-anonymous/

Penyegelan Gereja di Aceh




JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 20 gereja di Aceh, khususnya di Kabupaten Singkil, telah disegel dan terancam dibongkar oleh pemerintah daerah setempat. Gereja-gereja itu dianggap tidak memenuhi syarat pembangunan tempat ibadah yang ditetapkan pemerintah daerah.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Eva K Sundari, mengatakan, ia dan politisi PDI-P lain, yakni Adang Ruchiatna dan Moh Sayed, serta Suroso dari Fraksi Partai Gerindra, menerima pengaduan penutupan 20 gereja di Aceh dari Aliansi Sumut Bersatu, Senin kemarin.

Sumber masalah dari penutupan tempat ibadah itu, kata Eva, yakni Peraturan Gubernur Nomor 25 Tahun 2007 tentang Pedoman Pendirian Rumah Ibadah. Dalam Peraturan itu, lanjut dia, syarat pendirian tempat ibadah lebih berat dibanding Surat Keputusan Bersama (SKB) dua menteri yang mengatur hal sama.
"Kalau SKB mensyaratkan 60 anggota jemaat gereja untuk mengajukan permohonan IMB (izin mendirikan bangunan), maka peraturan gubernur itu meminta 150 anggota jemaat," kata Eva di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Eva menambahkan, yang lebih menyedihkan adalah adanya fatwa lokal yang mengharamkan umat Muslim untuk memberi tanda tangan persetujuan pembangunan tempat ibadah selain masjid. Artinya, kata dia, upaya meminta tanda tangan persetujuan dari masyarakat sekitar tidak mungkin tercapai.
Eva menambahkan, bukan hanya tempat ibadah baru yang terancam dibongkar. Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi yang sudah berdiri sejak 1932 pun dipaksa untuk mengikuti kesepakatan komunitas tahun 1971 dan 2001 yang berisi hanya memperbolehkan satu gereja di Kabupaten Singkil.
"Sesuatu yang tidak relevan mengingat saat ini penganut agama Kristen sudah mencapai 1.500 keluarga. Mereka menyebar di seluruh wilayah Kabupaten Singkil. Belum lagi umat Khatolik yang tidak mungkin berbagi gereja dengan umat Protestan," ucap Eva.
Eva mengatakan, perlu ketegasan dan bimbingan dari pemerintah pusat agar pelaksanaan keistimewaan Aceh tetap dalam koridor NKRI. Menurut dia, kesepakatan tahun 1971 dan 2001 itu tidak sesuai dengan konstitusi sehingga tidak boleh dipaksakan.
"Bimbingan dari Menteri Dalam Negeri (Gamawan Fauzi) diperlukan agar muspida dan Kapolres dapat bertindak adil dan netral bagi semua warga negara sesuai hukum nasional dan tidak tertekan oleh ormas intoleran setempat," minta Eva.


10 Busana  dan Aksesori yang Wajib Dimiliki Kaum Wanita :

Terus menerus mengikuti tren mode yang selalu berganti, pasti akan melelahkan. Padahal tanpa perlu bergaya sesuai tren, kita tetap bisa tampil stylish dengan gaya klasik yang tak pernah ketinggalan zaman. Untuk itu, ada 10 fashion item yang wajib dimiliki oleh seorang wanita.

1. Celana panjang hitam. Dengannya, kita bisa memakai kemeja dan blazer untuk berangkat ke kantor. Jika dipadu dengan blus dan aksesori girly, kita siap berangkat kencan dengan si dia. Celana panjang hitam juga pantas dikenakan bersama T-shirt untuk bersantai.

2. Sepatu hak tinggi hitam. Sama halnya dengan celana panjang hitam, sepatu hak tinggi ini bisa dikenakan untuk kegiatan formal dan kasual. Pilih yang bermodel stiletto atau platform sederhana dengan bagian ujung kaki tertutup. Sepatu dengan warna lain atau model ujung kaki terbuka boleh Anda miliki setelah punya sepatu wajib ini.

3. Kemeja putih. Kemeja ini bagaikan canvas yang siap menerima nuansa tata rias dan rambut apa saja. Ia juga sangat fleksibel terhadap waktu dan resmi/tidaknya kegiatan. Dengan kemeja putih yang sama, kita bisa memadu-padankan jaket, blazer, vest, atau syal.

4. Blazer hitam. Selain menghangatkan tubuh, blazer “merapikan” tampilan. Bisa dipakai untuk urusan kantor dengan bawahan rok pensil, bisa juga dipakai jalan-jalan dengan bawahan rok jins. Pilih blazer yang ukurannya pas di badan, bukan ketat. Blazer yang kekecilan akan menampakkan tonjolan lemak dan terlihat berantakan.

5. Celana jins biru tua. Biru tua atau indigo tak saja membuat tubuh tampak lebih langsing, tapi juga mudah dipadu-padankan dengan warna lain. Umumnya kelihatan santai dengan T-shirt, tapi bisa naik kelas juga menjadi glamor bila dipadukan dengan jaket kulit, jaket berkerah bulu, atau perhiasan berwarna emas dan perak.

6. Sweater & cardigan. Sweater dan cardigan memberi sentuhan manis dan ‘effortless’ pada gaya busana apa saja. Selain dipakai di atas kaus, cardigan juga bisa menutupi gaun mini, gaun koktil bertali tipis atau tak bertali. Sedangkan sweater memberi kesan feminin dan tangguh sekaligus. Keduanya dengan mudah serasi dengan rok atau celana apa saja.

7. Pakaian dalam yang tepat. Meski tak terlihat, namun bila pakaian dalam terasa salah, penampilan kita juga akan terlihat kurang enak dipandang. Miliki setidaknya beha berwarna putih untuk atasan berwarna putih, hitam tanpa tali untuk gaun hitam, sport bra untuk berolahraga dan warna nude bila ingin mengenakan busana menerawang seperti berbahan lace. Miliki juga G-string atau thong untuk celana atau gaun ketat yang menempel di tubuh untuk menghindari penampakan garis celana dalam yang “mengganggu”.

8. Little black dress.  Gaun hitam selalu klasik, elegan dan mudah dipadu padan dengan aksesori.

9. Kacamata hitam. Kacamata hitam adalah aksesori utama untuk mendapatkan kesan selebritas dengan mudah. Mau model aviator seperti yang dikenakan Sarah Jessica Parker atau model belalang ala Paris Hilton, yang penting sesuaikan dengan bentuk muka Anda. Bila ragu, ajak ibu atau teman terdekat yang bisa diandalkan sarannya saat berbelanja kacamata. Dengan kacamata hitam berkualitas, tampilan kasual berupa jins dan T-shirt langsung menjadi gaya.

10. Tas tangan bergaya klasik. Sebaiknya Anda menyisihkan uang untuk membeli sebuah tas tangan berkualitas dengan model yang klasik. Berkualitas; berbahan kulit asli yang tentunya tahan lama dengan jahitan yang rapi. Tidak harus bermerk, namun dengan sekali pandang saja tidak terlihat murahan. Sebagai alternative kulit, bahan kanvas pun boleh. Pilih model klasik yang bersih dari detil aneh-aneh atau yang trendy. Bentuk kotak atau trapesium adalah pilihan terbaik.

Sumber :
http://www.artikel-menarik.com/2011/03/10-busana-dan-aksesori-yang-wajib.html

Menimba Ilmu ke Negara Jepang



Jepang, salah satu negara favorit tujuan para pecinta ilmu pengetahuan dari Tanah Air, terutama di bidang sains dan teknologi. Tohoku University sendiri merupakan salah satu kampus level dunia untuk bidang kajian ilmu fisika, material dan ilmu kebumian. Saya kini tergabung di bidang kajian ilmu geo-lingkungan, departemen ilmu bumi, sekolah tinggi sains.

Pada awalnya saya membaca brosur mengenai program IGPAS (International Graduate Program in Advance Science) yang saya dapat dari website resmi universitas, sementara informasi mengenai adanya program ini saya baca setelah mencari-cari di internet mengenai program international yang dibuka di universitas-universitas di Jepang dan menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar kuliahnya.
Secara umum persyaratan untuk melanjutkan sekolah di Jepang sama saja dengan negara mana pun, IPK yang di atas rata-rata, kemampuan bahasa, dll. Hanya mungkin yang sedikit membedakan adalah proses yang relatif mudah dan sederhana menurut saya jika dibandingkan proses registrasi program pasca-sarjana di Tanah Air. Tidak perlu melampirkan dokumen-dokumen asli, cukup hasil scanning  dan membubuhkan tanda tangan asli di atas formulir lalu mengirimkannya melalui airmail ke alamat universitas di Jepang. Selebihnya silahkan menunggu proses seleksi administrasi saja. Jika lolos, maka akan ada seleksi selanjutnya yaitu kemampuan dasar berdasarkan program yang dipilih, lalu wawancara dan selesai. 

Satu hal yang pasti di Jepang, sebelum mengirimkan dokumen-dokumen, pastikan Anda sudah terlebih dahulu menghubungi calon pembimbing Anda di Jepang, dalam hal ini adalah professor. Perkenalkan diri Anda dengan baik dan sertakan proposal riset yang akan anda lakukan di sini. Bangun komunikasi yang baik dengan professor dan dapatkan kepercayaannya. Jika anda sudah mendapatkannnya, maka tinggal tunggu saja hasilnya. Selebihnya calon professor Anda tersebut yang akan bekerja untuk Anda di awal, setelahnya Anda tinggal membalas jasa baiknya.
Jika memang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana di Jepang maka hanya butuh satu modal, tekad! Carilah informasi sebanyak mungkin, persiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, dan kirim. Jika hasil akhir adalah penolakan, maka coba lagi di universitas yang lain, di tahun ajaran yang lain. Jika masih ditolak, maka coba lagi, dan begitu seterusnya.
Biaya sekolah di Jepang sangat mahal jika kita menggunakan ukuran mata uang  di Indonesia. Namun jika anda mendapatkan beasiswa MEXT/Mobukagakusho (menpora-nya Jepang), maka semua biaya pendidikan anda sudah ditanggung. Bahkan ada sedikit lebih untuk menabung dan mengirim buat orang tua dan saudara-saudara di Indonesia.
Lain hal-nya jika beasiswa yang diterima tidak penuh, tidak semua biaya ditanggung oleh sponsor Anda, maka Anda dapat dengan mudah mengurus permohonan keringanan. Tidak akan ada kejadian Anda dilemparkan dari satu kantor ke kantor lain, dari satu lantai ke lantai lain, dari satu oknum ke oknum lain. Untuk mengurus keringanan ini cukup isi formulir, siapkan dokumen-dokuemn yang diperlukan, minta tanda tangan Professor dan serahkan ke bagian keringanan biaya di kampus, selesai.
Jika membutuhkan biaya tambahan untuk membeli kebutuhan lainnya, maka kesempatan untuk kerja paruh waktu (arubaito) sangatlah luas. Namun Anda harus pandai-pandai mengatur waktu ya. Untuk ini Anda membutuhkan izin kerja dari pihak imigrasi karena Anda masih pelajar. Cukup download formulirnya dan isi dengan lengkap, siapkan dokumen yang diperlukan, lalu pergilah ke imigrasi terdekat di wilayah Anda, dan dalam beberapa menit izin kerja anda akan ter-tempel di dalam paspor.
Anda tidak perlu menyiapkan uang pelicin agar prosesnya lebih cepat, karena semua sudah “licin” alias sudah serba cepat, mudah, dengan pelayanan yang luar biasa santun dan ramah dari aparatur pemerintah Jepang.
Suasan belajar yang kondusif

Suasana belajar di sini amatlah kondusif, didukung dengan sarana prasarana yang sangat lengkap dan sokongan dana yang cukup, maka tidak ada alasan lagi untuk tidak menghasilkan sesuatu selama belajar di Jepang. Suasana persahabatan yang hangat di antara sesama warga asing akan menambah kenikmatan belajar di Jepang.
Kebiasaan ‘nyampah’ orang Jepang

Selama belajar di Jepang, banyak hal yang bisa saya pelajari terutama bagaimana kebiasaan “nyampah” orang Jepang, jiwa “pembantu” aparat pemerintah di semua level dan departemen, serta profesionalisme kerja dan rasa malu bila melakukan kesalahan, bahkan jika kesalahan tersebut bukanlah kesalahan yang secara langsung dilakukan oleh sang pelaku, melainkan perilaku alam yang tidak dapat ditebak.
Kebiasaan “nyampah” orang Jepang itu dahsyat, bahkan satu botol air mineral saja dipisahkan menjadi tiga bagian, botolnya, tutupnya, dan labelnya. Jika jajanannya menyisakan sampah, maka akan disimpan dan dibawa sampai rumah lalu di buang di tempat sampah di rumah. Aparaturnya akan menyapu halaman depan kantor setiap pagi dan menyapa warga yang berlalu-lalang di depan kantor, melayani dengan sangat santun setiap permasalahan yang kita hadapi.
Video Conference

Cukuplah Anda gunakan fasilitas video conference, karena begitu banyak pelajar Indonesia di Jepang yang bersedia berbagi ilmu dan informasi di sini untuk dapat diterapkan di Tanah Air, tentunya setelah mengalami penyesuaian-penyesuaian sesuai dengan budaya Indonesia. PPI Jepang pun akan dengan sukarela membantu dan menyiapkan fasilitas-fasilitasnya jika memang dibutuhkan. Ada kurang lebih 2600 pelajar Indonesia di Jepang, dengan bidang kelimuan yang bermacam-macam, berikan kesempatan kepada anak-anak bangsa ini untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsanya, jangan malah disisihkan karena pintar, kritis, dan soleh tentu saja.
Selama belajar di Jepang, saya mendapatkan fakta yang menarik, di mana pada saat saya memaparkan hasil penelitian-penelitian saya, jika memang professor tidak mengerti  maka ia akan dengan lapang dada bertanya: “Bagaimana Anda melakukannya, izinkan saya belajar dari Anda.” Satu fakta yang mungkin kita akan sulit kita temukan di dunia pendidikan tinggi di Indonesia.
Jika saya membutuhkan dana riset, maka tinggal nyatakan ke professor, dan beliau akan bilang: “Berapa besar dana yang Anda butuhkan?” Jika ada konferensi maupun simposium ilmu pengetahuan di luar Jepang, maka tinggal bilang saja, dan support dana selama di sana akan segera diproses. Tentu saja bermodalkan tulisan-tulisan ilmiah yang berkualitas.

sumber :
http://fatwaramdani.wordpress.com/





Senin, 23 April 2012

Masalah IT dalam Perbankan

Kemanan Teknologi Informasi Dalam Perbankan

Dalam dunia Perbankan banyak mengalami masalah terutama dalam bidang IT. Sebagian besar iklan perbankan menggunakan jargon-jargon teknologi seperti Secured by Verisign 128-bits SSL, dan Token Internet Banking untuk meyakinkan nasabah bahwa transaksi e-banking aman. Tidak lama lagi kita akan semakin sering mendengar jargon teknologi lainnya: kartu pintar (smartcard) / kartu chip. Tapi apakah penggunaan teknologi keamanan yang semakin canggih sudah pasti akan meningkatkan keamanan transaksi e-banking secara signifikan? Jawabannya: Tidak!

Faktor Kunci Yang Dihilangkan
Selain jasa konsultasi dibidang keamanan informasi, saya dan rekan-rekan di XecureIT mengerjakan berbagai proyek audit keamanan, vulnerability assessment dan/atau penetration testing. Namun, kurang dari 80% proyek-proyek tersebut memasukan faktor manusia dalam lingkup pekerjaan. Mengapa? Beberapa penanggung-jawab proyek terang terangan mengakui bahwa jika faktor manusia dimasukan, maka sistem keamanannya akan mudah ditembus. Beberapa lainnya, enggan mengutarakan secara langsung.
Bank butuh laporan yang mampu meyakinkan Bank Indonesia bahwa sistem e-banking mereka aman. Karena 80% masalah keamanan informasi disebabkan faktor manusia, faktor kunci inilah yang paling layak dihilangkan dari lingkup pekerjaan agar tidak timbul masalah berarti dalam laporan yang diserahkan ke Bank Indonesia.

Kunci Keamanan Pada Manusia, Teknologi Hanya Membantu
Keamanan yang baik selalu berkaitan dengan tiga hal: orang, proses dan teknologi. Beberapa bank berusaha keras menerapkan hal tersebut. Tapi sayangnya edukasi keamanan informasi hanya diterapkan secara internal. Tidak kepada nasabah, yang notabene pemakai dan yang paling sering menjadi sasaran kejaharan perbankan.
Sejak bersama-sama dengan berbagai komunitas TI lainnya mendeklarasikan Hari Kesadaran Keamanan Informasi (HKKI) pada tanggal 7 Maret 2007, Komunitas Keamanan Informasi (KKI) terus menerus mengutarakan pentingnya dunia perbankan melaksanakan program kesadaran keamanan informasi bagi nasabah yang sungguh-sungguh. Bukan dengan cara malu-malu kucing dengan memasang tips keamanan disalah satu pojok situs web milik bank. Coba kita bandingkan dengan gencarnya iklan diberbagai media yang mempromosikan keamanan e-banking.
Rekan-rekan di dunia perbankan khawatir nasabah akan salah menerjemahkan program kesadaran keamanan informasi. Khawatir kalau nasabah mendapat kesan sistem keamanan e-banking tidak aman. Dengan dibiarkan (“didukung”?) oleh Bank Indonesia sebagai regulator, dunia perbankan Indonesia menerapkan metode keamanan Security by Obscurity. (Merasa) Aman karena tidak tahu kondisi sebenarnya bahwa tidak aman. Tindakan menyesatkan dan membahayakan nasabah.
Namun, kondisi tersebut sepertinya mulai berubah dan diharapkan akan terus bergulir. Tanggal 1 Februari 2010, Bank Indonesia memasang iklan ¼ halaman di harian Kompas mengenai cara aman menggunakan ATM. Tidak ada pilihan lain untuk “mengaku” dan menyadarkan nasabah bahwa Keamanan TI e-banking yang selama ini dibuat seolah-olah tidak mungkin dibobol, terbukti hanya ilusi. Keamanan e-banking ternyata amat bergantung pada nasabah, bukan hanya pada berbagai teknologi keamanan.

Pengelolaan Risiko
Walaupun menggunakan teknologi kartu pintar / kartu chip, pembobolan rekening nasabah akan terus berlanjut selama dunia perbankan tidak sungguh-sungguh menerapkan sistem keamanan yang menyeluruh. Saya khawatir, dengan dalih sudah menggunakan sistem kartu chip, bank akan semakin mudah mentransfer seluruh risiko yang ada kepada nasabah. Sehingga bank nyaris tidak memiliki risiko jika terjadi pembobolan. Logika bisnis sederhana akan berlaku. Jika risiko ditangan nasabah, untuk apa bank mempertaruhkan citranya dengan menjelaskan seluruh risiko yang ada dalam penggunaan e-banking? Untuk apa bank mengeluarkan uang yang jumlahnya tidak sedikit untuk meningkatkan keamanan secara sungguh-sungguh?
Ada 3 hal yang menurut saya menjadi bentuk tanggung-jawab bank untuk melindungi uang nasabah:
1.Bank harus bertanggung-jawab terhadap seluruh akibat dari transaksi elektronik yang tidak diakui nasabah.
2.Bank harus mengumumkan secara tertulis kepada nasabah yang bersangkutan dan mengumumkan di media masa jika terjadi pencurian data nasabah atau sistem perbankan berhasil diretas pihak lain.
3.Bank harus memberi edukasi yang jelas dan lengkap kepada nasabah akan seluruh risiko yang ada saat melakukan transaksi elektronik.
3 kondisi tersebut diatas saling mendukung satu sama lain dan akan memotivasi bank-bank untuk tidak lagi bermain kucing-kucingan dengan berbagai Peraturan Bank Indonesia. Point 1 dan 2 akan merubah paradigma bank dalam melakukan analisa risiko. Jumlah kerugian yang amat besar yang selama ini secara otomatis menjadi beban nasabah akan berpindah ke pihak bank. Laporan sering terjadinya pembobolan yang selama ini hanya menjadi konsumsi Bank Indonesia akan menjadi konsumsi publik. Bank yang sering dibobol secara otomatis akan kehilangan kepercayaan, berarti kehilangan potensi bisnis.
Tidak ada bank yang akan berani menanggung kedua risiko tersebut. Risiko yang selama ini ditanggung nasabah dan dirahasiakan. Selain akan melakukan pembenahan prosedur keamanan, arsitektur TI dan konfigurasi sistem, dapat dipastikan bank juga akan melakukan langkah yang paling efektif untuk mengurangi risiko tersebut secara signifikan yaitu dengan memberikan edukasi kepada nasabah. Agar efektif, program edukasi tersebut mau tidak mau harus menjelaskan berbagai risiko e-banking dan langkah pencegahannya.
Lalu, bagaimana jika nasabah “membobol” rekeningnya sendiri? Ada banyak cara untuk mengatasi hal tersebut. Namun bukan tugas saya sebagai nasabah untuk memberi tahu bank apa yang harus dilakukan untuk melindungi dirinya sendiri.

Senior Information Security Consultant di XecureIT
Koordinator Komunitas Keamanan Informasi (KKI)
Koordinator Information Security Professional Network (ISPN)

Sumber :
http://think.securityfirst.web.id/ilusi-keamanan-teknologi-informasi-system-perbankan/